Tempat Wisata Jogja Malam Hari

Ketika matahari terbenam di Jogja bukan berarti segala aktivitas seru terhenti. Banyak kegiatan yang dapat Anda lakukan di Jogja saat malam hari.

Dan beberapa diantaranya hanya dapat Anda lihat saat malam hari dan sangat ramai dikunjungi para wisatawan domestik maupun internasional.

Karena itu, saat Anda berencana untuk mengunjungi Jogja, Anda perlu mempersiapkan fisik yang sehat karena banyak sekali tempat wisata di Jogja. Baik wisata disaat siang hari maupun wisata malam hari, semuanya tidak akan mengecewakan Anda.

Budget yang perlu Anda persiapkan relatif sedikit atau tidak terlalu banyak karena harga yang ditawarkan sangatlah terjangkau di kota pelajar ini.

Jogja menawarkan tempat-tempat wisata malam yang menarik dan wajib Anda kunjungi. Berikut adalah beberapa pilihan terbaik tempat wisata Jogja Malam hari.

Malioboro

Tempat Wisata Jogja Malam Hari
Malioboro Malam Hari

Tempat wisata Malioboro ini berada di sepanjang Jl. Malioboro yang mencapai 2,5 km panjang jalannya.

Masih kental dengan kearifan lokal, Malioboro menawarkan berbagai macam kuliner, kerajinan tangan, sandal, kaos, blangkon, batik dan berbagai cenderamata lainnya yang mengangkat budaya keraton dengan nilai seni yang tinggi.

Kuliner di kawasan wisata Malioboro ini pun menjadi salah satu checklist yang wajib untuk Anda coba.

Beragam  jajanan khas Jogja seperti bakpia patok, jadah tempe, lemper bakar, semar mendem, meniran, kue kipo, sate angkringan, jadah manten, lupis, keripik paru dan masih banyak lainnya yang dapat Anda cicipi langsung di lokasi ini.

Ada kepuasan tersendiri saat memakan makanan khas suatu daerah di daerah asalnya. Begitu pula dengan minuman.

Setelah Anda mencicipi beragam makanan, Anda dapat berburu minuman khas Jogja yang tak kalah nikmat.

Ciri khas minuman Jogja adalah rasa manis gula merah, gurih dari santan yang dipadukan dengan rempah-rempah. Contoh minuman khas Jogja seperti rujak es krim,  wedang ronde, wedang uwuh, es semlo, bir pletok dan lainnya.

Sambil berkuliner, Anda akan terhibur dengan musik-musik gamelan Jawa yang berasal dari kaset dan ada juga para seniman yang memainkannya secara langsung.

Anda juga akan disuguhkan transportasi tradisional khas Jogja seperti Andong (delman khas Jogja) atau pun becak yang akan mengantar Anda berkeliling kota dengan harga yang terjangkau.

Selain itu terdapat benteng Vredeburg yang merupakan sebuah museum untuk menyimpan benda-benda peninggalan pada jaman penjajahan di Indonesia.

Banyak hal yang akan membuat Anda semakin jatuh cinta dengan kearifan budaya Jogja ini.

Nol Kilometer

Titik Nol Kilometer
Titik Nol Kilometer

Titik Nol Kilometer ini merupakan tempat bersejarah dengan bangunan Eropa kuno yang berada di kanan dan kiri jalan.

Adanya monumen serangan umum 1 Maret di sebelah Timur Nol Kilometer menjadi peringatan akan peristiwa serangan besar-besaran dimana para pahlawan tanpa takut mengusir pasukan Belanda keluar dari Yogyakarta.

Lokasi Titik Nol Kilometer berada di pusat kota Jogja yang saat ini sering dimanfaatkan sebagai tempat pentas seni, pagelaran budaya, ataupun komunitas musisi yang menghibur setiap orang yang melewati Kilometer Nol.

Tempat ini juga sering dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul sambil bersantai. Kilometer Nol cukup luas untuk menampung ribuan orang.

Nol Kilometer memiliki fasilitas yang cukup lengkap seperti tersedianya tempat duduk, tempat sampah, toilet umum, tempat parkir, lampu penerangan, area pejalan kaki.

Pengunjung dapat membeli suvenir atau cenderamata sebagai kenang-kenangan di para pedagang kaki lima yang berada di sekitar lokasi ini.

Untuk parkir, motor akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp 2.000,- sedangkan mobil akan dikenakan tarif Rp 5.000,-.

Akses menuju tempat ini juga cukup mudah, alamat Kilometer Nol berada di Jalan Pangurakan, Nomor 1, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Atau lebih tepatnya berada di ujung selatan Jalan Malioboro.

Bukit Bintang

Bukit Bintang Malam Hari
Bukit Bintang Malam Hari. Foto: @dicky_vincent

Dapat dilihat dari namanya, bahwa destinasi wisata Bukit Bintang menyajikan pemandangan keindahan bermilyar bintang di langit maupun dataran Jogja dengan bertabur cahaya lampu.

Pastinya tempat wisata ini hanya dapat dinikmati pada malam hari.

Bukit bintang berada di antara Jogja dan Wonosari, di KM 15, Bukit Patuk, Kabupaten Gunung Kidul.

Pada mulanya Bukit Bintang memiliki nama sebagai Bukit Hargo Dumilah. Para pengunjung yang melihat keindahan bintang menamakan tempat ini sebagai Bukit Bintang dan nama itu terus melekat.

Apabila Anda berada di tempat wisata ini, sensasi yang akan Anda rasakan pertama kali adalah romantis.

Untuk bisa masuk ke tempat ini tidak dibutuhkan biaya sama sekali, namun parkir kendaraan membutuhkan biaya Rp 2.000,- untuk motor dan Rp 5.000,- untuk mobil.

Area Bukit Bintang dibuka setiap harinya selama 24 jam dengan fasilitas yang dapat dimanfaatkan seperti lahan parkir, mushola, toilet, tempat duduk memanjang yang membuat siapapun dapat menikmati pemandangan tanpa harus ke tempat makan.

Selain itu terdapat banyak pedagang kaki lima yang melengkapi keromantisan malam dengan semangkuk mie hangat, roti bakar, jagung bakar, susu jahe, kopi hangat dan lainnya.

Anda tidak akan kecewa saat mengunjungi tempat wisata ini pada malam hari.

AlamatArea Kebun, Srimulyo, Kec. Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792
Jam Buka24 Jam
MapsKlik Disini

Taman Pelangi

Taman Pelangi Jogja
Taman Pelangi Jogja

Taman Pelangi ini terletak 6 km dari Malioboro. Jaraknya yang cukup dekat dapat menjadi destinasi pertama sebelum Anda mengunjungi Malioboro jika waktu kunjungan terbatas.

Seperti taman bermain malam lainnya, Taman Pelangi memiliki jam operasional mulai dari pukul 17.00 hingga 23.00 WIB.

Harga tiket masuk Taman Pelangi Rp 10.000,- untuk hari Senin hingga Kamis dan Rp 15.000,- untuk hari Jumat hingga Minggu.

Taman wisata ini berada di Jalan Lingkar Utara, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

Disebut Taman Pelangi karena Anda akan melihat lampu yang berwarna-warni pada malam hari.

Saat Anda masuk ke Taman Pelangi, Anda akan melihat banyak hiasan lampion yang tersusun sangat banyak membuat malam menjadi berwarna.

Anda juga akan melihat lampion-lampion dengan berbagai bentuk yang lucu dan menggemaskan.

Selain lampion, ada terdapat berbagai wahana untuk berbagai usia. Konsep yang mengedepankan arena wisata keluarga membuat suasana romantis antar keluarga dan menambah keharmonisan suatu keluarga.

Wahana yang ditawarkan seperti bola air, perahu dayung, speed boat, puri hantu dan sebagainya. Kuliner dan fasilitas tersedia lengkap.

AlamatJl. Ring Road Utara, Jongkang, Sariharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55284
Jam Buka16.30 – 22.00 WIB
MapsKlik Disini

Alun – Alun Kidul

Alun-alun Kidul jogja
Alun-alun Kidul jogja

Alun-alun Kidul atau Alun-alun Selatan merupakan halaman belakang dari Istana Keraton Yogyakarta yang kemudian dimanfaatkan sebagai salah satu tempat wisata malam di Yogyakarta.

Saat menjelang malam, akan ada banyak pedagang kaki lima yang berjualan berbagai jenis makanan khas Jogja. Selain itu terdapat juga becak-becak lampion berkarakter lucu yang menjadi ikon fi tempat ini.

Suasana malam di Alun-alun Kidul berwarna-warni dengan lampion dan lampu yang menjadi penerangan saat malam.

Alun-alun Kidul memiliki sebuah mitos yang masih dipegang sampai saat ini.

Masangin merupakan mitos dimana wisatawan yang ingin dikabulkan keinginannya harus berhasil berjalan masuk di antara pohon beringin dengan mata yang tertutup.

Banyak wisatawan yang penasaran dan ingin membuktikan mitos ini. Namun pada kenyataannya tak sedikit yang gagal.

Masangin ini berhubungan dengan ritual Jawa yaitu mubeng benteng di malam 1 Suro untuk penyambutan tahun baru di kalender jawa. Pohon yang digunakan adalah pohon beringin yang dipercayai sebagai pohon keramat.

Tempat ini masih ramai dikunjungi sejumlah wisatawan yang penasaran atau sekedar untuk berfoto bersama pohon keramat tersebut.

Nah demikian beberapa tempat wisata Jogja malam hari. Semoga dapat menjadi referensi Anda.

Leave a Comment