Coban Rondo

Destinasi wisata Malang sangatlah banyak dan beragam. Mulai dari taman hiburan edukatif hingga tempat wisata yang menghadirkan nuansa alam yang menenangkan.

Setelah sepenuh minggu Anda bekerja, ada baiknya untuk beristirahat sejenak dan merefleksikan pikiran dan tubuh Anda.

Aroma alam yang membuat tenang, suhu yang sejuk, udara yang segar, suara alam yang menenangkan dan pemandangan pepohonan yang hijau tidak akan pernah mengecewakan.

Melepas hiruk pikuk dan polusi perkotaan dan kembali ke alam.

Tempat wisata alam Coban Rondo dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk menghabiskan akhir pekan Anda bersama keluarga dan orang-orang terkasih.

Tempat wisata ini memiliki tempat penginapan, jadi jangan takut jika Anda ingin menghabiskan waktu lebih lama disana.

Informasi

AlamatJl. Coban Rondo, Krajan, Pandesari, Kec. Pujon, Malang, Jawa Timur 65391
Jam Buka24 Jam
Telp
MapsKlik Disini
Wisata Taman Labirin
Wisata Taman Labirin

Wisata Coban Rondo

Anda tidak hanya akan menemukan air terjun saja disini. Anda akan menemukan berbagai tempat menarik, aneka tanaman, satwa hingga wahana yang menarik.

Wisata Air Terjun ini juga menyediakan layanan sewa untuk alat kemah. Anda juga bisa melakukan outbound, flying fox, tree walk, war game, naik sepeda gunung, paralayang dan lainnya.

Bumi perkemahan menjadi julukan Coban Rondo karena disini pengunjung bisa membuat kemah dan menyalakan api unggun dengan biaya tertentu.

Selain air terjun dan wahana yang disajikan, cerita asal-usul Coban Rondo menjadi legenda bagi masyarakat sekitar dan sejumlah pengunjung.

Legenda Coban Rondo

Coban Rondo memiliki misteri dibalik keberadaannya. Mitos air terjun yang tersebar di masyarakat yaitu konon katanya pasangan yang memilih lokasi air terjun ini sebagai tempat untuk berpacaran, hubungannya akan kandas sepulang dari tempat ini.

Mitos itu berhubungan dengan legenda Coban Rondo yang menyedihkan.

Bermula dari kisah cinta Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo. Dewi Anjarwati berasal dari Gunung Kawi, sedangkan Raden Baron Kusumo berasal dari Gunung Anjasmoro. Kisah cinta mereka berlanjut hingga jenjang pernikahan.

Tak lama kemudian, pasangan suami istri ini hendak mengunjungi orang tua Raden Baron Kusumo yang berada di Gunung Anjasmoro tapi orang tua Dewi Anjarwati melarang kepergian mereka.

Tradisi kuno Jawa yang orang tua Dewi Anjarwati yakini melarang pasangan yang baru menikah untuk bepergian sebelum pernikahan mereka mencapai usia delapan.

Tapi larangan tersebut tidak diindahkan dan mereka memaksa untuk tetap pergi.

Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seseorang yang bernama Joko Lelono. Karena kecantikan paras Dewi Anjarwati, Joko Lelono pun mengajak Raden Baron Kusumo untuk adu kekuatan demi mendapatkan Dewi Anjarwati.

Raden Baron Kusumo meminta Dewi Anjarwati untuk bersembunyi di balik air terjun hingga sang suami menjemput.

Tapi naas, keduanya meninggal dalam pertempuran dan janji sang suami tak bisa terpenuhi. Karena kesedihannya yang mendalam, Dewi Anjarwati yang menjadi janda dan tangisannya menjadi kutuk bagi air terjun tersebut.

Hingga saat ini, mitos tersebut masih dipercaya oleh sebagian besar orang, namun legenda hanyalah legenda dan Anda berhak percaya atau pun tidak.

Wisata Taman Labirin

Taman Labirin
Taman Labirin. Foto: @infomalangraya

Tempat wisata ini memiliki wisata Taman Labirin Coban Rondo. Taman ini dibentuk dari tanaman yang dibentuk menyerupai dinding balok dengan lika-liku layaknya labirin.

Dinding tanaman ini memiliki ketinggian 2 meter sehingga Anda tidak akan dapat melihat pola dari labirin tersebut kecuali Anda menggunakan drone atau naik ke tempat yang lebih tinggi untuk membaca pola.

Namun cara demikian tidaklah menyenangkan. Anda tidak akan dapat merasakan sensasi penasaran dan tantangan menemukan jalan keluar ketika Anda mendapati pilihan Anda adalah jalan buntu.

Walaupun taman ini tidaklah terlalu luas namun pola labirin ini cukup membuat tidak sedikit pengunjung tersesat saat mencoba masuk ke dalam labirin ini.

Anda dapat berfoto dengan pola labirin yang tampak jelas, namun Anda perlu meminta bantuan  teman / rekan atau seseorang untuk mengambil foto Anda dari atas menara.

Wahana wisata ini sangat menyenangkan bila Anda bermain bersama keluarga atau orang-orang terkasih Anda.

Hotel Panorama

Apabila Anda mencari tempat penginapan berupa hotel yang dekat lokasi air terjun, Hotel Panorama dapat menjadi pilihan Anda.

Lokasinya yang cukup dekat dari Coban Rondo, yaitu kurang lebih 500 meter, dan pelayanan serta kebersihan hotel yang cukup baik membuat pengunjung pun memberikan komentar baik.

Desain hotel ini juga cukup unik, walaupun untuk area lahannya tidak terlalu luas. Anda dapat menikmati waktu istirahat Anda dengan tenang dan nyaman.

Wisata Coban Rondo
Wisata Coban Rondo. Foto:@canro.simarmata

Harga Tiket Masuk (HTM) dan Jam Operasional

Harga tiket untuk masuk dan tiket wahana di Coban adalah sebagai berikut:

Harga tiket masuk dibagi menjadi 2 macam, untuk wisatawan domestik yaitu Rp 15.000,- (Weekday) dan Rp 18.000,- (Weekend), dan untuk wisatawan mancanegara Rp 25.000 (Weekday) dan Rp 30.000,- (Weekend).

Harga Tiket Wahana
Wisata TogaRp. 5.000
Memberi Makan RusaRp. 5.000
Shooting TargetRp. 10.000
Api UnggunRp. 200.000
TreewalkRp. 50.000
SegwayRp. 30.000
Sepeda GunungRp. 5.000
Flying FoxRp. 30.000
Fun TubingRp. 35.000
LabirinRp. 10.000

Jam buka lokasi wisata ini adalah setiap hari selama 24 jam. Jadi Anda dapat mengunjungi tempat ini kapan saja Anda mau.

Rute & Lokasi Coban Rondo

Alamat Air Terjun ini berada di Jalan Coban Rondo, Desa Krajan, Kelurahan Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang, Jawa Timur.

Untuk mengunjungi tempat ini Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi atau pun kendaraan umum dari Landungsari lalu ke Pujon yang dilanjutkan dengan naik ojek.

Apabila Anda berangkat dari Surabaya, Anda dapat melewati Jl. Tol Waru – Juanda lalu Jl. Raya Surabaya – Malang dilanjutkan Jl. Raya Madiun – Surabaya.

Selanjutnya Masuk ke Jl. Tol Surabaya – Gempol kemudian ke Jl. Tol Pandaan – Malang dan keluar melalui Jl Perusahaan Raya dengan mengambil arah lurus.

Kemudian Anda hanya perlu mengikuti jalan hingga Anda tiba di bundaran Jl. Semeru lalu pilihlah jalur keluar ke-2 ke Jl. Gajah Mada.

Anda hanya perlu lurus saja hingga ke Jl. Trunojoyo lalu beloklah ke kiri yaitu ke Jl. Coban Rondo. Dari sini Anda akan diarahkan oleh papan petunjuk menuju Destinasi Wisata ini.

Anda juga dapat mengikuti arahan aplikasi peta pada ponsel pintar Anda.

Rute Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo

Air terjun di Coban ini memiliki ketinggian 84 meter dengan semburan air berasal dari satu titik dan ketinggian pegunungan 1.135 meter dpl.

Apabila Anda ingin mencari sumber mata airnya, lokasinya berada si sisi dari lereng gunung kawi yang dinamakan mata air Cemoro Mudo.

Air yang dihasilkan mencapai 90 -150 liter setiap detiknya. Anda dapat menikmati pemandangan dan bunyi semburan air dari air terjun ini selama 24 jam.

Apabila Anda merasa lapar, di sekitar air terjun ini tersedia banyak kuliner yang dapat Anda nikmati dengan segelas teh atau kopi hangat.

Kapan pun Anda ingin datang, Coban Rondo siap menjadi destinasi wisata alam Anda.

Leave a Comment